5 Hacker Remaja yang Sensasional
1. Whang Zhengyang (Bobol Toko
Online)
Ketika anak seusianya sibuk main game
atau kelayapan, tak demikian dengan bocah usia 13 tahun bernama Whang Zhengyang
ini. Dia dijuluki anak ajaib karena mampu melakukan pembobolan sistem komputer.
Ya, Whang adalah seorang hacker.
Whang yang berasal dari China ini memang
sudah melakukan beberapa aksi hack mencengangkan untuk anak seusianya. Dia
dilaporkan pernah membobol sistem komputer di sekolahnya untuk mencari jawaban
pekerjaan rumah.
Kemudian, Whang juga pernah menjebol
sebuah toko online, lalu menurunkan harga barang di situ. Dari yang semula 2500
yuan menjadi hanya 1 yuan.
Untungnya dia tidak bermaksud buruk dan
tidak membeli barang tersebut. Dia langsung menghubungi pihak toko untuk
memberitahu celah keamanan yang ditemukannya.
Whang pun didapuk menjadi pembicara di
2014 Chinese Internet Security Conference di Beijing. Dia menyatakan akan
menggunakan kepintarannya itu untuk tujuan baik, bukan merusak. Membobol sistem
komputer sekolah dilakukannya untuk mencari kelemahan.
"Anda memang harus menyerang
terlebih dahulu untuk menemukan kelemahan sebuah website. Aku pikir mereka yang
suka melakukan hack untuk meraih keuntungan adalah sesuatu yang tidak
bermoral," kata dia
2. George Hotz (Bobol PlayStation
3)
George Hotz memang bukan remaja sembarangan.
Dia pernah membobol proteksi iPhone pada di 2007. Kala itu, usianya baru 17
tahun.
Tidak puas, hacker tersebut juga
menembus sistem keamanan PlayStation 3 hingga membuat pihak Sony bak kebakaran
jenggot. Bahkan mengajukan tuntuan hukum.
Akibat ulah GeoHotz, banyak gamer PlayStation
3 (PS3) yang menggunakan software ilegal untuk mengakses PlayStation
Network Sony Computer Entertainment America (SCEA) akhirnya mengumumkan
penyelesaian gugatan yang diajukan kepada sang hacker bernama GeoHotz di pengadilan
San Francisco, California.
Sebagai bagian dari perjanjian, pihak
Sony sepakat untuk mengentikan tuntutan kepada GeoHotz. Imbasnya, sang hacker
pun dilarang 'mengoprek' produk-produk Sony seumur hidupnya.
Kepintarannya sempat membuatnya
dipekerjakan Facebook. Tapi belakangan ia keluar dan memilih bekerja di sebuah
start up yang didanai penyanyi Lady Gaga.
3. Nicholas Allegra (Bobol iPhone)
Tahun 2011, Nicholas Allegra yang kala
itu adalah seorang remaja 19 tahun, berhasil membobol sistem codin Apple dan
mengeksploitasinya. Sehingga memungkinkan user menginstall aplikasi apapun
tanpa batasan.
Nicholas pun merilis kode yang dinamakan
JailBreakMe yang memungkinkan user terbebas dari batasan yang dilakukan Apple
di ihone dan iPad.
Praktek yang disebut sebagai jailbreak
itu sempat meresahkan Apple. Sebanyak 1,4 juta user sempat memakai software temyan
Nicholas.
Meski mengesalkan Apple, aksi Nicholas
mendapat pujian dari beberapa pihak. Seperti dari Charlie Miller, mantan analis
di National Security Agency (NSA).
"Saya kira tidak ada yang bisa
melakukan hal itu dalam waktu tahunan. Dia sungguh bikin aku takjub," kata
Miller. Kabar terbaru, dia direkrut oleh Google.
4. DJ Stolen (Mencuri Lagu Penyanyi
Terkenal)
Pada tahun 2011, seorang hacker yang
menamakan dirinya DJ Stolen sempat menjadi pemberitaan besar. Dia yang kala itu
masih berusia 18 tahun menjebol komputer personal para penyanyi terkenal.
Dia pun berhasil mencuri lagu Lady Gaga,
Kesha, Leona Lewis, Justin Timberlake, dan Mariah Carey yang belum dirilis ke
publik. Kemudian lagu itu dijual di internet.
Dia bahkan berhasil mencuri foto mesum
dari komputer Kesha. Sang hacker berhasil ditangkap di pengadilan dan dijatuhi
hukuman.
Pengadilan kota Duisburg, Jerman,
menilai bahwa sang remaja hanya berniat unjuk gigi dan tidak punya motif
kriminal. Namun dia tetap dihukum penjara selama 18 bulan dan juga harus
menjalani terapi kecanduan internet.
5. Ryan Cleary dan Jake Davis
(Pembobol CIA & Pentagon)
Pada tahun 2011, dua orang remaja
Inggris menjadi perhatian luas dari publik. Mereka adalah Ryan Cleary yang saat
itu baru berusia 20 tahun serta Jake Davis yang baru berumur 19 tahun.
Keduanya melancarkan aksi serangan ke
website papan atas. Termasuk website CIA, Pentagon, Sony dan Nintendo yang
sempat mengalami gangguan akibat serangan tersebut.
Yang menghebohkan, mereka juga berhasil
membobol website media ternama Inggris, The Sun. Headline The Sun mereka ganti
yang mengabarkan berita hoax bahwa pemilik media itu, Rupert Murdoch, meninggal
dunia.
Jake dan Ryan adalah anggota Lulszec,
sebuah kelompok hacker yang kerap melakukan serangan ke lembaga terkenal secara
sporadis. Mereka sempat menantang otoritas untuk menemukan dan melakukan
penangkapan.
Kepolisian Inggris Scotland Yard dan FBI
bekerja sama untuk memburu keduanya. Akhirnya, keduanya berhasil ditangkap dan
sudah dijatuhi hukuman. Cleary diganjar 32 bulan penjara dan Davis dua tahun
penjara.
Sumber : Detik.com
1. Whang Zhengyang (Bobol Toko
Online)
Ketika anak seusianya sibuk main game
atau kelayapan, tak demikian dengan bocah usia 13 tahun bernama Whang Zhengyang
ini. Dia dijuluki anak ajaib karena mampu melakukan pembobolan sistem komputer.
Ya, Whang adalah seorang hacker.
Whang yang berasal dari China ini memang
sudah melakukan beberapa aksi hack mencengangkan untuk anak seusianya. Dia
dilaporkan pernah membobol sistem komputer di sekolahnya untuk mencari jawaban
pekerjaan rumah.
Kemudian, Whang juga pernah menjebol
sebuah toko online, lalu menurunkan harga barang di situ. Dari yang semula 2500
yuan menjadi hanya 1 yuan.
Untungnya dia tidak bermaksud buruk dan
tidak membeli barang tersebut. Dia langsung menghubungi pihak toko untuk
memberitahu celah keamanan yang ditemukannya.
Whang pun didapuk menjadi pembicara di
2014 Chinese Internet Security Conference di Beijing. Dia menyatakan akan
menggunakan kepintarannya itu untuk tujuan baik, bukan merusak. Membobol sistem
komputer sekolah dilakukannya untuk mencari kelemahan.
"Anda memang harus menyerang
terlebih dahulu untuk menemukan kelemahan sebuah website. Aku pikir mereka yang
suka melakukan hack untuk meraih keuntungan adalah sesuatu yang tidak
bermoral," kata dia
2. George Hotz (Bobol PlayStation
3)
George Hotz memang bukan remaja sembarangan.
Dia pernah membobol proteksi iPhone pada di 2007. Kala itu, usianya baru 17
tahun.
Tidak puas, hacker tersebut juga
menembus sistem keamanan PlayStation 3 hingga membuat pihak Sony bak kebakaran
jenggot. Bahkan mengajukan tuntuan hukum.
Akibat ulah GeoHotz, banyak gamer PlayStation
3 (PS3) yang menggunakan software ilegal untuk mengakses PlayStation
Network Sony Computer Entertainment America (SCEA) akhirnya mengumumkan
penyelesaian gugatan yang diajukan kepada sang hacker bernama GeoHotz di pengadilan
San Francisco, California.
Sebagai bagian dari perjanjian, pihak
Sony sepakat untuk mengentikan tuntutan kepada GeoHotz. Imbasnya, sang hacker
pun dilarang 'mengoprek' produk-produk Sony seumur hidupnya.
Kepintarannya sempat membuatnya
dipekerjakan Facebook. Tapi belakangan ia keluar dan memilih bekerja di sebuah
start up yang didanai penyanyi Lady Gaga.
3. Nicholas Allegra (Bobol iPhone)
Tahun 2011, Nicholas Allegra yang kala
itu adalah seorang remaja 19 tahun, berhasil membobol sistem codin Apple dan
mengeksploitasinya. Sehingga memungkinkan user menginstall aplikasi apapun
tanpa batasan.
Nicholas pun merilis kode yang dinamakan
JailBreakMe yang memungkinkan user terbebas dari batasan yang dilakukan Apple
di ihone dan iPad.
Praktek yang disebut sebagai jailbreak
itu sempat meresahkan Apple. Sebanyak 1,4 juta user sempat memakai software temyan
Nicholas.
Meski mengesalkan Apple, aksi Nicholas
mendapat pujian dari beberapa pihak. Seperti dari Charlie Miller, mantan analis
di National Security Agency (NSA).
"Saya kira tidak ada yang bisa
melakukan hal itu dalam waktu tahunan. Dia sungguh bikin aku takjub," kata
Miller. Kabar terbaru, dia direkrut oleh Google.
4. DJ Stolen (Mencuri Lagu Penyanyi
Terkenal)
Pada tahun 2011, seorang hacker yang
menamakan dirinya DJ Stolen sempat menjadi pemberitaan besar. Dia yang kala itu
masih berusia 18 tahun menjebol komputer personal para penyanyi terkenal.
Dia pun berhasil mencuri lagu Lady Gaga,
Kesha, Leona Lewis, Justin Timberlake, dan Mariah Carey yang belum dirilis ke
publik. Kemudian lagu itu dijual di internet.
Dia bahkan berhasil mencuri foto mesum
dari komputer Kesha. Sang hacker berhasil ditangkap di pengadilan dan dijatuhi
hukuman.
Pengadilan kota Duisburg, Jerman,
menilai bahwa sang remaja hanya berniat unjuk gigi dan tidak punya motif
kriminal. Namun dia tetap dihukum penjara selama 18 bulan dan juga harus
menjalani terapi kecanduan internet.
5. Ryan Cleary dan Jake Davis
(Pembobol CIA & Pentagon)
Pada tahun 2011, dua orang remaja
Inggris menjadi perhatian luas dari publik. Mereka adalah Ryan Cleary yang saat
itu baru berusia 20 tahun serta Jake Davis yang baru berumur 19 tahun.
Keduanya melancarkan aksi serangan ke
website papan atas. Termasuk website CIA, Pentagon, Sony dan Nintendo yang
sempat mengalami gangguan akibat serangan tersebut.
Yang menghebohkan, mereka juga berhasil
membobol website media ternama Inggris, The Sun. Headline The Sun mereka ganti
yang mengabarkan berita hoax bahwa pemilik media itu, Rupert Murdoch, meninggal
dunia.
Jake dan Ryan adalah anggota Lulszec,
sebuah kelompok hacker yang kerap melakukan serangan ke lembaga terkenal secara
sporadis. Mereka sempat menantang otoritas untuk menemukan dan melakukan
penangkapan.
Kepolisian Inggris Scotland Yard dan FBI
bekerja sama untuk memburu keduanya. Akhirnya, keduanya berhasil ditangkap dan
sudah dijatuhi hukuman. Cleary diganjar 32 bulan penjara dan Davis dua tahun
penjara.
Sumber : Detik.com
Comments
Post a Comment